Halaman Artikel

SEJARAH DESA PETAMBAKAN
10 Mei 2025 11:46:12 111 Kali Dibaca Administrator

Sejarah Desa Petambakan: Jejak Kadipaten dan Perjuangan Melawan Penjajah

Desa Petambakan, yang terletak di Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, memiliki sejarah panjang dan penting dalam perkembangan wilayah serta perjuangan melawan penjajahan di Indonesia.

Asal Usul dan Pembentukan Kadipaten Banjar Petambakan

Desa Petambakan merupakan lokasi awal berdirinya Kadipaten Banjar Petambakan sebelum dipindahkan ke Banjar Watulembu, yang terletak di sebelah barat desa, di seberang Sungai Merawu.

Pembentukan Kadipaten Banjar Petambakan berawal dari pembagian Kadipaten Wirasaba menjadi empat bagian oleh Jaka Kaiman (Adipati Wargo Utomo II) pada masa pemerintahan Sultan Hadiwijaya dari Kerajaan Pajang. Empat kadipaten tersebut adalah Wirasaba, Merden, Banyumas, dan Banjar Petambakan. 

Perjuangan Melawan Penjajahan VOC

Pada era penjajahan Belanda, khususnya sekitar tahun 1740-an, Desa Petambakan menjadi saksi perjuangan melawan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Adipati Mangunyudha, yang dikenal dengan julukan "Seda Loji," memimpin perlawanan terhadap VOC di Kartasura. Beliau gugur dalam pertempuran tersebut, menunjukkan keberanian dan semangat juang rakyat Petambakan dalam menghadapi penjajah. 

Peran dalam Perang Diponegoro

Selain melawan VOC, masyarakat Petambakan juga aktif dalam mendukung Perang Diponegoro (1825–1830). Keterlibatan mereka menunjukkan konsistensi dalam perjuangan melawan penjajahan dan mempertahankan kedaulatan wilayah. 

Warisan Sejarah dan Budaya

Hingga kini, warisan sejarah Desa Petambakan masih dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, seperti situs makam tokoh-tokoh penting dan struktur padukuhan yang mencerminkan pembagian wilayah pada masa lalu. Desa ini juga terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai perjuangan serta kebudayaan yang diwariskan oleh para pendahulu.

Daftar Komentar
Kirim Komentar

CAPTCHA Image